Tampilkan postingan dengan label Hiburan-Ku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hiburan-Ku. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 November 2011

Sinopsis Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata

Laskar Pelangi adalah novel pertama karya Andrea Hirata yang diterbitkan oleh Bentang Pustakapada tahun 2005. Novel ini bercerita tentang kehidupan 10 anak dari keluarga miskin yang bersekolah (SD dan SMP) di sebuah sekolah Muhammadiyah di Belitung yang penuh dengan keterbatasan. Mereka adalah:
  1. Ikal aka Andrea Hirata
  2. Lintang; Lintang Samudra Basara bin Syahbani Maulana Basara
  3. Sahara; N.A. Sahara Aulia Fadillah binti K.A. Muslim Ramdhani Fadillah
  4. Mahar; Mahar Ahlan bin Jumadi Ahlan bin Zubair bin Awam
  5. A Kiong (Chau Chin Kiong); Muhammad Jundullah Gufron Nur Zaman
  6. Syahdan; Syahdan Noor Aziz bin Syahari Noor Aziz
  7. Kucai; Mukharam Kucai Khairani
  8. Borek aka Samson
  9. Trapani; Trapani Ihsan Jamari bin Zainuddin Ilham Jamari
  10. Harun; Harun Ardhli Ramadan bin Syamsul Hazana Ramadan
Mereka bersekolah dan belajar pada kelas yang sama dari kelas 1 SD sampai kelas 3 SMP, dan menyebut diri mereka sebagai Laskar Pelangi. Pada bagian-bagian akhir cerita, anggota Laskar Pelangi bertambah satu anak perempuan yang bernama Flo, seorang murid pindahan. Keterbatasan yang ada bukan membuat mereka putus asa, tetapi malah membuat mereka terpacu untuk dapat melakukan sesuatu yang lebih baik.
Laskar Pelangi merupakan buku pertama dari Tetralogi Laskar Pelangi. Buku berikutnya adalah Sang Pemimpi, Edensor dan Maryamah Karpov. Buku ini tercatat sebagai buku sastra Indonesia terlaris sepanjang sejarah.

Cerita terjadi di desa Gantung, Belitung Timur. Dimulai ketika sekolah Muhammadiyah terancam akan dibubarkan oleh Depdikbud Sumsel jikalau tidak mencapai siswa baru sejumlah 10 anak. Ketika itu baru 9 anak yang menghadiri upacara pembukaan, akan tetapi tepat ketika Pak Harfan, sang kepala sekolah, hendak berpidato menutup sekolah, Harun dan ibunya datang untuk mendaftarkan diri di sekolah kecil itu.


Dari sanalah dimulai cerita mereka. Mulai dari penempatan tempat duduk, pertemuan mereka dengan Pak Harfan, perkenalan mereka yang luar biasa di mana A Kiong yang malah cengar-cengir ketika ditanyakan namanya oleh guru mereka, Bu Mus. Kejadian bodoh yang dilakukan oleh Borek, pemilihan ketua kelas yang diprotes keras oleh Kucai, kejadian ditemukannya bakat luar biasa Mahar, pengalaman cinta pertama Ikal, sampai pertaruhan nyawa Lintang yang mengayuh sepeda 80 km pulang pergi dari rumahnya ke sekolah.


Mereka, Laskar Pelangi - nama yang diberikan Bu Muslimah akan kesenangan mereka terhadap pelangi - pun sempat mengharumkan nama sekolah dengan berbagai cara. Misalnya pembalasan dendam Mahar yang selalu dipojokkan kawan-kawannya karena kesenangannya padaokultisme yang membuahkan kemenangan manis pada karnaval 17 Agustus, dan kejeniusan luar biasa Lintang yang menantang dan mengalahkan Drs. Zulfikar, guru sekolah kaya PN yang berijazah dan terkenal, dan memenangkan lomba cerdas cermat. Laskar Pelangi mengarungi hari-hari menyenangkan, tertawa dan menangis bersama. Kisah sepuluh kawanan ini berakhir dengan kematian ayah Lintang yang memaksa Einstein cilik itu putus sekolah dengan sangat mengharukan, dan dilanjutkan dengan kejadian 12 tahun kemudian di mana Ikal yang berjuang di luar pulau Belitong kembali ke kampungnya. Kisah indah ini diringkas dengan kocak dan mengharukan oleh Andrea Hirata, kita bahkan bisa merasakan semangat masa kecil anggota sepuluh Laskar Pelangi ini.


ini Bukunya !!!
Berkas:Laskar pelangi sampul.jpg 

Sinopsis Sang Pemimpi karya Andrea Hirata

Dalam Sang Pemimpi, Andrea bercerita di jambi tentang kehidupan ketika masa-masa SMA. Tiga tokoh utamanya adalah Ikal, Arai dan Jimbron. Ikal- alter egonya Andrea Hirata, sedangkan Arai adalah saudara jauh yang yatim piatu yang disebut simpai keramat karena anggota keluarga terakhir yang masih hidup dan akhirnya menjadi saudara angkat dan Jimbron adalah seorang yatim piatu yang terobsesi dengan kuda dan gagap bila sedang antusias terhadap sesuatu atau ketika gugup.
Ketiganya dalam kisah persahabatan yang terjalin dari kecil sampai mereka bersekolah di SMA Negeri Manggar, SMA pertama yang berdiri di Belitung bagian timur. Bersekolah di pagi hari dan bekerja sebagai kuli di pelabuhan ikan pada dini hari, dari ketagihan mereka menonton film panas di bioskop dan akhirnya ketahuan guru mengaji mereka , kisah cinta Arai dan Jimbron, perpisahan Jimbron dengan ikal dan Arai yang akan meneruskan kuliah di Jakarta yang akhirnya membuat mereka berdua terpisah tetapi tetap akan bertemu di Perancis. Hidup mandiri terpisah dari orang tua dengan latar belakang kondisi ekonomi yang sangat terbatas namun punya cita-cita besar , sebuah cita-cita yang bila dilihat dari latar belakang kehidupan mereka, hanyalah sebuah mimpi.

ini bukunyA!!
Sang Pemimpi sampul.jpg

sinopsis Maryama Karpov karya Andrea Hirata

Maryamah Karpov adalah novel keempat karya Andrea Hirata yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada November 2008. Maryamah Karpov merupakan buku terakhir dari Tetralogi Laskar Pelangi dan terdiri dari 2 buku , bagian pertamanya dengan sub judul : Mimpi-Mimpi Lintang. Di buku ini rencananya Andrea akan mengisahkan tentang Arai, Lintang, A Ling, dan beberapa pertanyaan yang belum sempat terjawab di 3 buku terdahulu.
Maryamah Karpov dirilis pada tanggal 28 November 2008 di toko buku MP Book Point, Jakarta, dan beredar secara resmi mulai tanggal 29 November 2008.Launching buku ini mendapatkan expose yang cukup besar dari media massa dan mendapat perhatian banyak dari khalayak pecinta buku terutama oleh penggemar tetralogi Laskar Pelangi.
Petikan dari buku Maryamah Karpov :
Keberanian dan keteguhan hati telah membawa Ikal pada banyak tempat dan peristiwa. Dengan sepenuh hati, Ikal rela berlayar mengunjungi pulau "Batuan" atau lebih dikenal sebagai pulau tempat para lanun berkumpul dan bersembunyi dari polisi. Ikal bersusah payah ke pulau itu hanya untuk bertemu A Ling, ia tidak peduli akan nyawanya. Keberaniannya ditantang ketika tanda-tanda keberadaan A Ling tampak. Dia tetap mencari, meski tanda-tanda itu masih samar. Dapatkah keduanya bertemu kembali? Novel ini menceritakan semua hal tentang Laskar Pelangi, A Ling, Arai, Lintang, dan beberapa tokoh dalam cerita sebelumnya. Tetap dengan sihir-sihir yang berupa kata-kata dalam bentuk tulisan, Anda akan dibawa Andrea pada kisah-kisah yang menakjubkan sekaligus mengharukan.
 
MaryamahKarpov1.jpg
ini bukunya 

Sinopsis Adensor Karya Andrea Hirata

Berbeda dengan setting cerita Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi, Edensor mengambil setting di luar negeri saat tokoh-tokoh utamanya, Ikal dan Arai mendapat beasiswa dari Uni Eropa untuk kuliah S2 di Perancis. Dalam Edensor, Andrea tetap dengan ciri khasnya, menulis kisah ironi menjadi parodi dan menertawakan kesedihan dengan balutan pandangan intelegensia tentang culture shock ketika kedua tokoh utama tersebut yang berasal dari pedalaman Melayu di Pulau Belitong tiba-tiba berada diParis. Mimpi-mimpi untuk menjelajah Eropa sampai Afrika dan menemukan keterkaitan yang tak terduga dari peristiwa-peristiwa dari masa lalu mereka berdua.Dan pencarian akan cinta sejati menjadi motivasi yang menyemangati penjelajahan mereka dari bekunya musim dingin di daratan Rusia di Eropa sampai panas kering di gurunSahara.

EdCoustic - Sebiru Hari ini

Album : Sepotong Episode
Munsyid : Edcoustic
http://liriknasyid.com

Sebiru hari ini, birunya bagai langit terang benderang
Sebiru hati kita, bersama di sini

Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah


reff:
Bukankah hati kita telah lama menyatu
Dalam tali kisah persahabatan ilahi
Pegang erat tangan kita terakhir kalinya
Hapus air mata meski kita kan terpisah
Selamat jalan teman
Tetaplah berjuang
Semoga kita bertemu kembali
Kenang masa indah kita
Sebiru hari ini


Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah

intro

reff 2x

Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah

Tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata



Andrea Hirata berbahagia karena tetralogi novel Laskar Pelangi-nya sudah diterjemahkan ke dalam 18 bahasa. Bukan hanya itu, permintaan dari penerbit di luar Indonesia untuk menerbitkan tetralogi Laskar Pelangi pun terus berdatangan.

”Penerbit Editora Sextante Ltd dari Brasil akan menerbitkan tetralogi Laskar Pelangi dalam bahasa Portugis dan Spanyol untuk wilayah Brasil, Cile, dan Argentina,” katanya.

Laskar Pelangi juga menjadi referensi kajian World Literature di beberapa universitas di Filipina dan menjadi karya terpilih untuk ditampilkan pada festival buku Brazil Bienal do Livro 2011 karena kualitas penulisan dan kisah yang mewakili kultur Indonesia.

”Saya dijadwalkan presentasi pada festival itu, 1 September nanti,” katanya.

Andrea baru pindah dari Literary Management Arizona, Amerika Serikat, ke Kathleen Anderson Literary Management New York, yang mewakilinya menerbitkan bukunya untuk edisi internasional. Salah satu proyek awal adalah membahas pembuatan ulang film Laskar Pelangi yang akan dibuat Hollywood.

Andrea pun akan menerbitkan novel baru, Ayah. Novel ini aslinya ditulis dalam bahasa Inggris, judulnya Two Trees. Ia menulisnya selama mengikuti International Writing Program di Universitas Iowa, tahun 2010.

Sumber: Kompas

Senin, 07 November 2011

The Fikr - cinta diatas cinta

Dalam senyapnya malam
Dalam gundahnya hati
Aku mencari makna sebuah
Cinta yang hakiki
Dalam raga terlena
Resah lamanya jiwa
Akhirnya temukan
Satu cinta di atas cinta
Kadang cinta bahagia (kadang cinta bahagia)
Kadang cinta jadi menderita
Kadang lupa segala galanya
Karna itu kembali padanya
haa, ,a, ,
Cinta kawan yang tak sepadan
Cinta guru yang tak berujung (tak berujung)
Cinta ibu bapak tak terbalas
Di berikan sepanjang jalan
ha, ,a, ,
Cinta rosul bagaikan air (cinta rosul bagaikan air)
Mengalir kepada umatnya (kepada umatnya)
Cinta allah sebuah misteri (cinta allah)
Bagi setiap hamba hambanya
a , ,a , ,
Kita manusia Mencintai di cintai (mencintai di cintai)
Setiap insan mengalami
Tentang rasa cinta
Kadang cinta bahagia (kadang cinta bahagia)
Kadang cinta jadi menderita
Kadang lupa segala galanya
Karna itu kembali padanya
aa, , ,ha, ,
Cinta kawan yang tak sepadan
Cinta guru yang tak berujung (tak berujung)
Cinta ibu bapak tak terbalas
Di berikan sepanjang jalan
ha, , a, ,
Cinta rosul bagaikan air (Cinta rosul bagaikan air)
Mengalir kepada umatnya (kepada umatnya)
Cinta allah sebuah misteri (cinta allah)
Bagi setiap (bagi setiap)
Hamba hambanya (hamba hambanya)
Hamba hambanya (hamba hambanya)

Minggu, 06 November 2011

The Fikr - Wanita Sholehah

Perhiasan yang paling indah
bagi seorang abdi Allah
Itulah ia wanita sholehah
Ia menghiasi dunia

Perhiasan yang paling indah
bagi seorang abdi Allah
Itulah ia wanita sholehah
Ia menghiasi dunia
Itulah ia wanita sholehah
Ia menghiasi dunia

Aurat ditutup demi kehormatan
Kitab Al Qur'an didaulahkan
Suami mereka ditaatinya
Walau berjualan di rumah saja

Karena iman dan juga Islam
Telah menjadi keyakinan
Jiwa raga mampu di korbankan
Harta kemewahan dileburkan

Di dalam kehidupan ini
dia menampakkan kemuliaan
Bagai sekutum mawar yang tegar
Ditengah gelombang kehidupan

Aurat ditutup demi kehormatan
Kitab al Qur'an didaulahkan
Suami mereka ditaatinya
Akhlak mulia yang ia hadirkan

Karena iman dan juga Islam
Telah menjadi keyakinan
Jiwa raga mampu di korbankan
Harta kemewahan dileburkan

Di dalam kehidupan ini
dia menampakkan kemuliaan
Bagai sekutum mawar yang tegar
Ditengah gelombang kehidupan

Wanita sholehah....

Sinopsis Novel "NEGERI 5 MENARA"

Alif lahir di pinggir Danau Maninjau dan tidak pernah menginjak tanah di luar ranah Minangkabau. Masa kecilnya adalah berburu durian runtuh di rimba Bukit Barisan, bermain bola di sawah berlumpur dan tentu mandi berkecipak di air biru Danau Maninjau.

Tiba-tiba saja dia harus naik bus tiga hari tiga malam melintasi punggung Sumatera dan Jawa menuju sebuah desa di pelosok Jawa Timur. Ibunya ingin dia menjadi Buya Hamka walau Alif ingin menjadi Habibie. Dengan setengah hati dia mengikuti perintah Ibunya: belajar di pondok.



Di kelas hari pertamanya di Pondok Madani (PM), Alif terkesima dengan “mantera” sakti man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses.

Dia terheran-heran mendengar komentator sepakbola berbahasa Arab, anak menggigau dalam bahasa Inggris, merinding mendengar ribuan orang melagukan Syair Abu Nawas dan terkesan melihat pondoknya setiap pagi seperti melayang di udara.


Dipersatukan oleh hukuman jewer berantai,  Alif berteman dekat dengan Raja dari Medan, Said dari Surabaya, Dulmajid dari Sumenep, Atang dari Bandung dan Baso dari Gowa.  Di bawah menara masjid yang menjulang, mereka berenam kerap menunggu maghrib sambil menatap awan lembayung yang berarak pulang ke ufuk. Di mata belia mereka, awan-awan itu menjelma menjadi negara dan benua impian masing-masing. Kemana impian jiwa muda ini membawa mereka? Mereka tidak tahu. Yang mereka tahu adalah: Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apa pun. Tuhan sungguh Maha Mendengar.

Bagaimana perjalanan mereka ke ujung dunia ini dimulai? Siapa horor nomor satu mereka? Apa pengalaman mendebarkan di tengah malam buta di sebelah sungai tempat jin buang anak? Bagaimana sampai ada yang kasak-kusuk menjadi mata-mata misterius? Siapa Princess of Madani yang mereka kejar-kejar? Kenapa mereka harus botak berkilat-kilat? Bagaimana sampai Icuk Sugiarto, Arnold Schwarzenegger, Ibnu Rusyd, bahkan Maradona sampai akhirnya ikut campur? Ikuti perjalanan hidup yang inspiratif ini langsung dari mata para pelakunya. Negeri Lima Menara adalah buku pertama dari sebuah trilogi.

MCR - I don't love you

Well, when you go
Don't ever think I'll make you try to stay
And maybe when you get back
I'll be off to find another way

And after all this time that you still owe
You're still a good-for-nothing I don't know
So take your gloves and get out
Better get out while you can

When you go would you even turn to say
"I don't love you like I did yesterday"?

Sometimes I cry so hard from pleading
So sick and tired of all the needless beating
But baby when they knock you down and out
It's where you oughta stay

Well after all the blood that you still owe
Another dollar's just another blow
So fix your eyes and get up
Better get up while you can, whoa whoa

When you go would you even turn to say
"I don't love you like I did yesterday"?
Well come on, come on!

When you go would you have the guts to say
"I don't love you like I loved you yesterday"?

I don't love you like I loved you yesterday
I don't love you like I loved you yesterday

EdCoustic - Muhasabah Cinta

Wahai pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dari Mu
Kupasrahkan semua pada Mu
Tuhan baru kusadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini ku harapkan cinta Mu
Reff
Kata kata cinta terucap indah
Mengalir berdzikir di kidung do’a ku
Sakit yang kurasa biar
Jadi penawar dosaku

*
Butir butir cinta air mataku
Terlihat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya Illahi Muhasabat cintaku

Tuhan kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku dengan Mu
Back to Reff
Back to *
Repeat Reff

gudanglagu.com Free Download Lagu Edcoustic Muhasabah Cinta MP3 Lirik 4shared Gratis Chord Video Album

Justice Voice - Problema

*Disaat hati mulai ternodai
Problema duniawi?
Gelisah terasa lumpuhkan jiwa
Bahagia pun sirna?

?Kan ?kah kau tetap terpaku
Dalam problema hidupmu
Hanya menambah keluh?

Reff:
Hendaklah kau bersimpu
Dihadapan Tuhanmu?
`tuk memohon petunjuk
Jalan kebenaran?

Setiap langkah dalam hidup ini
Penuh dengan uji?
Sempurnalah iman yang kau miliki
Andai mampu jalani?

Senantiasa ingatlah
Pada Allah yang kuasa
Mohon lindungan-Nya?

Reff:
Berusaha karena-Nya
Bertawakal pada-Nya
Niscaya ?kan kau capai
Kemenangan dari-Nya?

Chorus & back to *

Lagu/Lirik: Asep Sudirman
Arr: Justice Voice
asep: lead vocal 1
fely: lead vocal 2
faris: bariton vocal
eko: rhythm vocal 1
jusvan: rhythm vocal 2
yusuf: percussion vocal
wiwid: bass vocal

EdCoustic - Masa Muda

Masa muda usiaku kini
Warna hidup tinggal kupilih
Namun aku telah putuskan
Hidup diatas kebenaran

Reff :
Masa muda penuh karya untukMu Tuhan
Yang aku persembahkan sbagai insan beriman
Mumpung muda ku tak berhenti menapak cita
Menuju negeri syurga yang nun jauh disana

Kini jelas tiap langkahku
Illahi jadi tujuanku
Apapun yang aku lakukan
Islam slalu jadi pegangan

Maher Zain - Sepanjang Hidup

Aku bersyukur kau di sini, kasih
Di kalbuku, mengiringi
Dan padamu
Ingin kusampaikan
Kau cahaya hati
Dulu kupalingkan diri dari cinta
Hingga kau hadir ubah segalanya
Oooo
Inilah janjiku kepadamu
Chorus:
Sepanjang hidup
Bersamamu
Kesetiaanku tulus untukmu
Hingga akhir waktu
Kaulah cintaku, cintaku
Sepanjang hidup
Seiring waktu
Aku bersyukur atas hadirmu
Kini dan s’lamanya
Aku milikmu
Yakini hatiku
Kau anugerah sang Maha Rahim
Semoga Allah berkahi kita
Kekasih, penguat jiwa
Kuberdoa, kau dan aku di Jannah
Kutemukan kekuatanku di sisimu
Kau hadir sempurnakan s’luruh hidupku
Oooo
Inilah janjiku kepadamu
*Repeat Chorus
Yakini hatiku
Bersamamu, kusadari inilah cinta
Tiada ragu,
Dengarkanlah kidung cintaku yang abadi

Maher Zain - For the Rest Of my Life

I praise Allah for sending me you my love
Aku memuji Allah karena telah mengirimkanmu padaku, cintaku
You found me home and sail with me
Kau temukan aku dan berlayar bersamaku
And I`m here with you
Dan aku di sini bersamamu
Now let me let you know
Kini biarkan aku memberitahumu
You`ve opened my heart
Kau tlah membuka hatiku
I was always thinking that love was wrong
Dulu, aku selalu berpikir bahwa cinta itu salah
But everything was changed when you came along, OOOOO
Namun segalanya berubah saat kau hadir
And theres a couple words I want to say
Dan ada beberapa hal yang ingin kukatakan

Chorus:
For the rest of my life
Selama sisa hidupku
I`ll be with you
Aku akan bersamamu
I`ll stay by your side honest and true
Aku akan mendampingimu dengan jujur dan tulus
Till the end of my time
Hingga akhir waktuku
I`ll be loving you,loving you
Aku akan mencintaimu, mencintaimu
For the rest of my life
Selama sisa hidupku
Thru days and night
Siang malam
I`ll thank Allah for open my eyes
Aku akan bersyukur pada Allah karena telah membuka mataku
Now and forever I`ll be there for you
Kini dan selamanya aku akan ada untukmu

I know that deep in my heart
Aku tahu bahwa jauh di dalam hatiku
I feel so blessed when I think of you
Aku merasa sangat terberkati saat kumemikirkanmu
And I ask Allah to bless all we do
Dan aku meminta Allah untuk memberkati segala yang kita lakukan
You`re my wife and my friend and my strength
Kau istriku dan temanku dan kekuatanku
And I pray we`re together eternally
Dan aku berdoa kita akan bersama selamanya
Now I find myself so strong
Kini aku merasa sangat tegar
Everything changed when you came along, OOOO
Segalanya berubah saat kau hadir
And theres a couple word I want to say
Dan ada beberapa hal yang ingin kukatakan

Back to Chorus

I know that deep in my heart
Aku tahu bahwa jauh di dasar hatiku
I know that you`re here in front of me
Aku tahu bahwa kau di sini di depanku
I strongly feel love
Kurasakan cinta
And I have no doubt
Dan tak sedikitpun kuragu
And I`m singing loud that I`ll love you eternally
Dan kusenandungkan bahwa aku akan mencintaimu selamanya

Back to Chorus

I know that deep in my heart..
Aku tahu bahwa jauh di lubuk hatiku..

Review: Pengejar Angin (2011)

Quantcast
Well… sepertinya tidak ada yang dapat menghentikan langkah Hanung Bramantyo untuk terus merilis film-filmnya. Setelah merilis dua film yang lumayan berhasil merebut kesuksesan komersial, Tanda Tanya dan Tendangan Dari Langit, kini sutradara pemenang Piala Citra ini kembali lagi dengan film ketiganya untuk tahun ini, Pengejar Angin. Berbeda dengan dua film sebelumnya, Hanung kali ini berbagi kredit penyutradaraan bersama Hestu Saputra, sutradara berusia 26 tahun yang dahulu pernah menjadi asisten Hanung ketika mengarahkan Get Married 2 (2009). Sayangnya, meskipun telah melibatkan dua nama dalam pengarahan filmnya, naskah cerita Pengejar Angin yang ditulis oleh Ben Sihombing (Senggol Bacok, 2010) harus diakui terlalu lemah dengan banyaknya lubang-lubang penceritaan yang dapat ditemukan di sepanjang penceritaan film.
Pengejar Angin sendiri mengisahkan mengenai kehidupan seorang remaja, Dapunta (Qausar Harta Yudana), yang sekarang berada dalam persimpangan hidupnya: ingin mengejar cita-citanya untuk terus bersekolah atau akhirnya menyerah pada keinginan sang ayah (Mathias Muchus) untuk mengikuti jejaknya dan menjadi seorang bajing loncat di kedalaman hutan Sumatera Selatan. Dapunta sendiri sebenarnya merupakan seorang remaja yang cerdas, sesuatu hal yang membuat gurunya, Damar (Lukman Sardi), begitu berharap agar Dapunta akan mau melanjutkan proses pembelajarannya ke tingkat kuliah sekaligus berusaha untuk menemukan cara agar Dapunta dapat memperoleh beasiswa penuh untuk masa kuliahnya.
Selain memiliki otak yang cerdas, Dapunta yang semenjak lama telah mendapatkan pelatihan ilmu beladiri dari sang ayah juga merupakan seorang pemuda yang memiliki bakat dalam bidang olahraga atletik. Merasa bahwa bakat olahraga tersebut dapat menguntungkan masa depan Dapunta, Damar akhirnya menunjukkan bakat atletik Dapunta tersebut kepada Ferdy (Agus Kuncoro), sahabatnya yang juga seorang pelatih atletik bagi tim nasional Indonesia. Diantara usaha Dapunta untuk mengejar mimpinya tersebut, Dapunta masih harus berhadapan dengan kisah-kisah lain yang mengisi hidupnya: kisah percintaan remajanya yang mulai berkembang dengan Nyimas (Siti Helda Meilita), persaingannya dengan teman sekolahnya, Yusuf (Giorgino Abraham), serta konflik internal antara dirinya dan ayahnya yang terus saja meruncing.
Awalnya, Pengejar Angin mampu menunjukkan konsistensi cerita khas seorang Hanung Bramantyo lainnya: bercerita dengan ringan, tidak terlalu cepat namun tetap memiliki esensi cerita yang begitu kuat. Bahkan sebuah gimmick mengenai suksesnya pelaksanaan beberapa program Pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan untuk rakyatnya yang dimasukkan ke dalam cerita berhasil menyatu dan tidak terasa seperti sebuah hal yang dipaksakan untuk ada. Konflik awal antara karakter Dapunta dengan karakter ayah dan saingan utamanya, Yusuf, juga mampu terbentuk dengan baik. Sayangnya, Pengejar Angin secara perlahan mulai kehilangan fokus ceritanya seiring dengan pertambahan banyaknya plot-plot cerita tambahan.
Di bagian pertengahan film, beberapa plot cerita tambahan secara perlahan mulai menggeser keberadaan berbagai konflik yang semenjak awal telah terbentuk. Plot-plot cerita tambahan ini sebenarnya masih berkaitan erat dengan kehidupan karakter utamanya, Dapunta. Namun, tidak satupun dari plot cerita tambahan tersebut mendapatkan eksekusi dan penyelesaian yang sempurna. Semua terasa hadir dengan begitu dangkal dan tidak pernah benar-benar mampu untuk tampil menarik. Bahkan, semakin lama Pengejar Angin berjalan, plot cerita yang dihadirkan terasa semakin samar. Ben Sihombing sepertinya kebingungan untuk memberikan penyelesaian bagi setiap plot cerita yang dihadirkan dan hasilnya seringkali banyak bagian cerita tersebut mendapatkan penyelesaian cerita yang begitu mendadak. Deretan inkonsistensi dalam jalan cerita inilah yang membuat Pengejar Angin terasa bertele-tele, kadang terlalu ambisius dan akhirnya gagal membentuk sebuah koneksi emosional kepada para penontonnya.
Pengejar Angin, yang proses produksinya didukung oleh Pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan, sepertinya juga dimanfaatkan oleh pemerintah setempat untuk menunjukkan persiapan mereka dalam menyambut pelaksanaan Sea Games XXVI yang akan berlangsung pekan mendatang. Jalan cerita yang mengarah ke arah pelaksanaan ajang kompetisi olahraga bagi para atlet di Asia Tenggara tersebut dimasukkan mulai pada bagian pertengahan cerita. Sayangnya, berbeda dengan gimmick mengenai suksesnya pelaksanaan beberapa program Pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan yang diletakkan di awal film, gimmick pelaksanaan Sea Games XXVI terasa begitu dipaksakan untuk ada. Dipaksakan untuk menyenangkan beberapa pihak sekaligus dipaksakan untuk digunakan untuk memberikan happy ending pada kehidupan beberapa karakternya.
Untungnya, walaupun terdapat kelemahan di berbagai bagian naskah cerita Pengejar Angin, departemen akting film ini mampu menampilkan kemampuan akting terbaik mereka. Khususnya Qausar Harta Yudana, pemeran karakter Dapunta yang tergolong merupakan wajah baru di dunia akting. Qausar tampil dengan aliran emosi yang tepat di setiap adegan. Begitu pula dengan pemeran karakter Nyimas, Siti Helda Meilita, serta pemeran karakter Yusuf, Giorgino Abraham, yang menunjukkan perkembangan kemampuan akting yang signifikan semenjak tampil dalam Tendangan Dari Langit – walaupun dua karakter yang ia mainkan memiliki perbedaan karakterisasi yang sangat minimal.
Begitu pula penampilan para pemeran pendukung, tampil memuaskan. Sayangnya, penulisan naskah film ini mencegah untuk setiap pemeran pendukung mampu menampilkan permainan akting yang lebih mendalam lagi akibat dangkalnya karakterisasi minor yang ada di dalam jalan cerita film ini. Karakter seperti orangtua Dapunta, Pak Damar dan Ferdy memiliki peran yang cukup berarti dalam jalan cerita. Namun, karakter-karakter tersebut gagal untuk digali dengan sempurna dalam perjalanan pengisahan Pengejar Angin. Tidak ada yang istimewa dari tata produksi film ini. Tidak ada gambar yang semegah tampilan Tendangan Dari Langit dan tidak ada pula tata musik yang mampu tampil mengikat sisi emosional para penontonnya.
Penonton yang mengharapkan sebuah sajian baru yang lebih memikat dari sutradara Hanung Bramantyo sepertinya harus siap sedikit merasa kecewa dengan kualitas yang ditampilkan oleh Pengejar Angin. Merupakan karya Hanung yang bekerjasama dengan Hestu Saputra, Pengejar Angin gagal untuk tampil maksimal akibat kurang tergalinya berbagai sisi cerita yang terdapat dalam naskah cerita film ini. Salah satu penyebab terjadinya hal tersebut adalah sang penulis naskah, Ben Sihombing, memasukkan terlalu banyak konflik dan plot cerita tambahan yang hasrus dilalui oleh karakter utama cerita film ini, Dapunta, untuk kemudian gagal memberikan sebuah penyelesaian yang sempurna bagi setiap masalah yang telah dihadirkan. Pengarahan Hanung terhadap para pemainnya, terutama terhadap Qausar Harta Yudana, berbuah manis. Masih dapat dinikmati, namun jauh dari kualitas film-film yang telah dihasilkan seorang Hanung Bramantyo lainnya.